Sports betting_Baccarat strategy_Baccarat formula

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Pooch sports open website

TRanking of Asian BookmakersapRanking of Asian BookmakersI namanya juRanking of Asian Bookmakersga manusia, ada kaRanking of Asian Bookmakerslanya kamu merasa iri dengan teman-temanmu yang masih bisa bersantai di akhir pekan. Mereka masih bisa ngopi sambil ngumpul seru bareng teman-temannya yang lain. Sementara kamu punya tanggung jawab pekerjaan yang tak bisa ditinggal seenaknya. Jadilah akhir pekanmu lebih sering tersita dengan pekerjaan dan pekerjaan.

Sebenarnya kamu tak sedang menggampangkan kuliah yang sudah tinggal skripsi saja. Justru kuliah itu beban yang paling berat buatmu sekarang. Sementara pekerjaan jadi musuh paling menyebalkan untuk kuliahmu sendiri. Bagaimana tak menyebalkan kalau seringnya buatmu berpikir, “Ah, santai lah kuliah, orang aku juga udah punya kerjaan dan penghasilan.” Dengan kata lain, buat apa ngoyo ngerjain skripsi kalau nggak menghasilkan uang, mending kerja jelas biarpun pusing buat kantongmu tebal.

Gila, ini dosen ngasih revisi kok nggak kelar-kelar ya. Asli capek banget ngadepin revisian.

Saat teman-temanmu yang lain masih menunggu kiriman uang bulanan dari orangtua, kamu sendiri sudah bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari bahkan membayar uang kuliah dari jeri payah sendiri. Jadi wajar saja kalau ada orang lain tau temanmu yang berkomentar betapa enaknya jadi kamu. Bayar kuliah dan uang jajan pakai uang sendiri, nanti kalau sudah lulus pastinya kamu tak perlu pusing mencari kerja seperti teman-temanmu ini. Setidaknya pekerjaan ini jadi jaminan sampai ada pekerjaan yang lebih baik sebagai sarjana.

Nanti di dunia kerja lebih sadis loh, revisi bakal jadi makan sehari-sehari kamu.

Senang, bangga hingga iri pasti jadi ragam rasa yang lekat buatmu. Tapi yang jelas, kamu tetap harus semangat menyelesaikan kuliahmu, sebelum maju ke jenjang karir yang lebih baik lagi. Toh kuliah ataupun bekerja punya kebaikan yang sama.

Kalau teman-teman kuliahmu ruang lingkup pergaulannya sebatas orang-orang yang satu kelas atau satu fakultas, sedangkan kamu jelas lebih luas. Dunia kerja membuatmu lebih sering bertemu dengan orang-orang baru dengan karakter yang pastinya beragam sekali. Setidaknya dunia kerja buatmu pun tahu bagaimana memahami karakter seseorang.

Ada kalanya kamu merasa sangat bersyukur saat udah mendapat pekerjaan di masa-masa masih jadi mahasiswa. Biarpun menjalankan keduanya tak pernah mudah, tapi itu tetap lebih baik ketimbang teman-temanmu yang belum beruntung di luar sana. Teman-temanmu yang sudah lama lulus, tapi belum juga mendapatkan pekerjaan selayaknya dirimu sekarang.

Bukan cuma orangtua saja yang menasehatimu untuk segera menyelesaikan kuliah dengan iming-iming jabatan atau kesempatan kerja yang lebih besar di depanmu. Tapi kadang saudara bahkan teman-temanmu sendiri pernah mengatakan hal itu ke kamu. Sampai kadang kamu bosan sendiri mendengarkannya. Tapi sesekali nasehat itu jadi semangat untuk segera menyelesaikan skripsi yang entah sudah berapa bulan tak dirimu sentuh. Namanya juga hidup, adakalanya ya harus serba salah.

Kamu bisa bersikap biasa saja saat temanmu curhat kegalauannya tentang revisi, karena memang dirimu sudah merasakan sendiri dunia kerja yang lebih keras dari bangku kuliah. Kalau mau sombong, yang namanya revisi-revisian sih kamu sudah khatam merasakannya. Kamu sendiri mengganggap revisi skripsi dari dosen itu belum ada apa-apanya, jika dibandingkan dengan tuntutan klien yang kadang di luar logika.

Punya pekerjaan yang lumayan menjanjikan secara materi atupun karir salah satu keberuntungan yang tak terbantahkan lagi untukmu. Apalagi kamu sendiri mendapat pekerjaan ini dengan posisi masih tercatat sebagai mahasiswa. Ada rasa bangga di hati jelas tak perlu ditanya lagi. Mengingat mencari pekerjaan di zaman sekarang itu sulitnya bukan main. Ijazah sarjana saja belum tentu jadi jaminan untuk cepat dapat kerja.

Tapi di balik kenyamannya bekerja dan punya penghasilan, ada juga rasa lain yang datang dari status mahasiswamu. Ragam rasa yang kira-kira seperti yang Hipwee Motivasi uraikan di bawah ini. Karena memang bekerja saat masih terjebak kuliah itu ada seninya. Seni yang sebenarnya buat hidupmu pun jadi lebih berwarna.