Syarat Berat Badan dalam Seleksi Calon Jaksa, Dis「Baccarat probability calculation」kriminasi yang Harus Diakhiri Halaman 3

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Pooch sports open website

Di Baccarat probability calculationkanada dan Australia, studi pada 2015 mBaBaccarat probability calculationccarat probability calculationenemukan bahwa masyarakat mendukung adanya aturan hukum tambahan untuk melindungi pekerja dari diskriminasi berat badan. Negara bagian Victoria di Australia melalui Equal Opportunities Act melarang adanya diskriminasi berdasarkan karakteristik fisik, termasuk tinggi, berat, dan ukuran tubuh.

Intinya, persyaratan berat badan dan tinggi badan untuk calon jaksa dan profesi lain harus dihapus karena hal itu wujud diskriminasi.

Artikel ini tayang di Kompas.com berkat kerja sama dengan The Conversation Indonesia. Tulisan di atas diambil dari artikel asli berjudul "Syarat berat badan dalam seleksi calon jaksa: diskriminasi yang harus diakhiri". Isi di luar tanggung jawab Kompas.com.

Selain itu, lebih dari 100 organisasi medis dan sains di dunia pada 2020 menandatangani pernyataan bersama yang menekankan bahaya akan stigma berat badan dan pentingnya aksi untuk melindungi mereka dari diskriminasi.

Untuk mencapai keadilan, Kejaksaan harus memastikan bahwa mereka menerima calon jaksa dengan kualitas akademis dan pekerjaan yang terbaik.

Di Massachusetts, pembuat kebijakan memperkenalkan rancangan undang-undang yang akan melarang adanya diskriminasi tinggi dan berat badan di tempat kerja. Pengadilan Tinggi Washington juga memutuskan pada 2019 bahwa ilegal bagi pemilik kerja untuk menolak merekrut seseorang karena tingkat obesitas apabila mereka memiliki kualifikasi untuk melakukan pekerjaan tersebut.

Jaksa, menurut Undang-Undang No. 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan, merupakan sebuah agen negara yang mewakili kepentingan masyarakat untuk keadilan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Indonesia saat ini tidak memiliki hukum kepegawaian yang secara eksplisit melindungi pekerja dari diskriminasi berat badan. Namun, tetap mengejutkan bahwa sebuah institusi hukum publik seperti Kejaksaan memberikan secara eksplisit adanya BMI sebagai persyaratan rekrutmen seorang jaksa.

Mengingat lebih dari sepertiga penduduk dewasa di Indonesia mengalami kegemukan, maka persyaratan BMI tidak hanya diskriminatif, tapi juga menghilangkan kesempatan bagi Kejaksaan untuk merekrut kandidat berkualitas. Calon yang sebenarnya memiliki pengetahuan dan latar belakang yang tinggi untuk mencapai keadilan di Indonesia.

Sementara di Inggris pengadilan industri Irlandia Utara menerima klaim diskriminasi dari seseorang yang dicemooh oleh tempat kerja oleh karena obesitas.